Showing posts with label psikologi. Show all posts
Showing posts with label psikologi. Show all posts

Sunday, May 4, 2014

Fakta-fakta Menarik Seputar Psikologi

psikologi, renungan, pikiran

Saat sedang emosi biasanya kita berkata-kata yang tidak seharusnya tapi sebagian besar kata-kata itu kejujuran dari hati.

Orang yang sedih atau tertekan cenderung menghabiskan lebih banyak uang daripada mereka yang bahagia

Jika Anda tidak latihan apa yang sudah dipelajari, Anda lupa 25% dalam 6 jam / 33% dalam 24 jam / 90% dalam 6 bulan berikutnya.

Wanita merasa penampilan terbaiknya hanya bertahan tiga jam pada pagi hari

Peluang seorang wanita terkena kanker payudara semakin meningkat bila mengkonsumsi alkohol berlebihan.

Beban pikiran dan stres adalah penyebab paling umum terjadinya insomnia.

Kemampuan mengendalikan mood (suasana hati) dan menempatkannya di saat yang tepatlah yang membuat seseorang terlihat bijak.

Studi menemukan bahwa 42 persen orang akan menghapus sang mantan kekasih dari daftar teman di sosial media.

Menurut penelitian mengatakan bahwa anak-anak dua kali lebih banyak dipengaruhi oleh televisi daripada orang tua mereka sendiri.

Para peneliti Italia menemukan bahwa, orang lebih bagus dalam menelaah informasi, jika mendengarkan melalui telinga kanan.

Orang yang memiliki kedekatan personal dengan kita, akan cenderung memunculkan perilaku yang mirip dengan kita.

Rata-rata manusia memiliki 3 kebohongan dalam 10 menit percakapan.

85 persen remaja membenci mantan kekasihnya. Namun mereka akan memaafkannya, ketika mereka dewasa.

Orang dengan posisi duduk sambil melihat ke atas kanan sambil tersenyum, cenderung sedang berfikir hal yang indah.

Menurut penelitian psikologi menyatakan bahwa orang yang mengambil foto diri dengan memajukan bibir termasuk gangguan psikologis

Orang yang memberikan senyuman dalam waktu lebih dari lima detik, memberi kesejukan dan arti positif bagi orang yang melihatnya.


Thursday, April 18, 2013

Mengapa Banyak Orang Pintar Memiliki Kesulitan Komunikasi


psokologi, pikiran, Mengapa Banyak Orang Pintar Memiliki Kesulitan Komunikasi

Apakah Anda pernah memiliki masalah dalam menjaga percakapan dengan orang lain, meskipun fakta bahwa Anda menganggap diri Anda orang yang cukup pintar?

Jika demikian, maka kemungkinan besar Anda meninggalkan kebingungan dan Anda terkejut dengan aktivitas Anda sendiri, karena Anda tahu begitu banyak hal yang menarik.

Faktanya adalah bahwa keterampilan sosial dan kecerdasan tidak selalu berjalan beriringan. Bahkan, orang dengan tingkat kecerdasan rata-rata sering dapat menjaga pembicaraan kecil lebih baik daripada mereka yang jauh lebih pintar dari mereka.

Banyak orang pintar tidak berhasil dalam menjaga percakapan yang menarik dan memiliki keterampilan sosial yang buruk.

Mengapa hal ini terjadi?
Orang pintar sering perfeksionis. Mereka sangat menuntut diri mereka dalam semua yang mereka lakukan. Ketika mereka percaya bahwa mereka telah gagal pada sesuatu, mereka sangat mencela diri mereka sendiri. Jika mereka berpikir bahwa mereka tidak dapat mendukung percakapan yang baik, mereka menjadi lebih gugup dan menarik diri. Kekhawatiran ini mencegah mereka dari mampu untuk bersantai dan menikmati percakapan.

Orang pintar menghabiskan sebagian besar hidup mereka berjuang untuk kemajuan intelektual, tapi lupa untuk mengembangkan sisi sosial dan emosional mereka. Mereka mungkin berpikir bahwa pengembangan keterampilan sosial dan emosional tidak terlalu penting, atau mungkin hanya merasa bahwa pada titik tertentu, sudah terlambat untuk mulai mengembangkan keterampilan baru dan kompleks.

Mereka mungkin sangat serius dan percaya bahwa mereka hanya harus mencurahkan waktu dan diskusi untuk hal-hal serius bukan membuang waktu pada hal-hal sepele. Hal ini menyebabkan mereka dengan cepat kehilangan minat dalam percakapan jika mereka melihat bahwa itu tidak memiliki substansi yang nyata.

Dalam beberapa kasus, orang dengan kecerdasan di atas rata-rata merasa superior dari orang lain, dan berpikir bahwa tidak ada gunanya membuang-buang waktu mereka pada orang-orang yang tidak pantas untuk berbicara dengan mereka. Mereka bisa sok nyata.

Banyak orang pintar yang sangat pemalu, yang membuat mereka merasa bahwa mereka bukan orang-orang yang menarik. Kecerdasan yang tinggi dan harga diri yang tinggi tidak selalu terkait.

Beberapa orang yang sangat pintar, terutama yang kuat dalam sains dan matematika pada khususnya, mungkin menderita dari apa yang disebut sindrom Asperger. Hal ini diyakini bahwa ini terkait dengan autisme dan dapat memanifestasikan dirinya dalam cara yang berbeda.

Cukup sering orang-orang dengan subyek sindrom Asperger, sampai batas tertentu, dapat sangat efektif ketika mereka fokus pada hal-hal ilmiah, tapi tidak mampu untuk membangun interaksi sosial dengan orang lain. Orang-orang seperti ini biasanya berbicara dengan singkat, dan menunjukkan hampir tidak ada kepentingan dalam emosional kehidupan orang lain .

Intelijen hanyalah salah satu aspek kemanusiaan. Tidak peduli seberapa pintar seseorang, kurangnya keterampilan interaksi sosial dapat mempengaruhi kehidupan dan kariernya.

Jadi apa yang harus dilakukan jika Anda adalah salah satu dari orang-orang yang cukup cerdas tetapi mengalami kesulitan berkomunikasi dengan orang lain?

Pertama, Anda harus bertanya pada diri sendiri apakah mengembangkan keterampilan komunikasi Anda adalah sesuatu yang Anda benar-benar inginkan atau butuhkan?

Jika jawabannya adalah "tidak", maka tidak ada gunanya untuk mencoba untuk memperbaikinya.

Jika jawabannya adalah "ya", maka Anda benar-benar dapat meningkatkan kemampuan berbicara Anda, mengembangkan kemampuan untuk menikmati pembicaraan kecil dan memiliki hubungan baik dengan orang lain.

Anda harus menyediakan waktu untuk berlatih keterampilan baru dan mengubah sikap Anda terhadap diri sendiri dan orang lain. Mengambil komitmen tersebut, Anda cenderung menjadi jauh lebih berhasil dalam berbagai bidang kehidupan Anda.

Monday, February 27, 2012

Cara Agar Mudah Belajar dengan Teknik Mind Mapping

Banyak siswa gagal memahami materi pelajarannya. Menurut para ahli itu karena siswa tidak diajari dulu cara belajarnya. Seharusnya siswa diajari dulu cara belajar sehingga bisa paham pelajarannya.

Akibat tidak tahu cara belajar yang benar, belajar kadang menjadi beban buat sebagian besar pelajar. Padahal nilai bagus sangat dibutuhkan agar siswa lulus ujian atau naik kelas.

Tapi dengan teknik Mind Mapping, belajar bisa jadi sangat efektif dan tepat sasaran. Teknik Mind Mapping atau pemetaan pikiran atau peta pikiran bisa memudahkan pelajar untuk memahami lebih jelas pelajarannya.

Teknik Mind Mapping pertama kali dipopuplerkan oleh seorang psikolog bernama Dr. Tony Buzzan pada tahun 1970 dan mulai dikenal di Indonesia sejak awal tahun 1990-an.

Teknik Mind Mapping ini mengandalkan gambar dan hubungan satu sama lain dengan menggunakan gambar, kata, angka, logika dan warna menjadi suatu cara yang unik.

Prinsip Mind Mapping adalah merangkum semua pelajaran dengan cara belajar yang tidak linier (atas ke bawah) tapi bercabang. Dengan adanya rangkuman maka memudahkan orang untuk menghapal dan mengerti.

Memulai belajar dengan Mind Mapping, awalnya dengan menentukan satu materi yang akan dipelajari dengan menggambar ditengah-tengah halaman kosong.

Misalnya sedang belajar galaksi, tulis kata galaksi di tengah-tengah dari sini mulai dibikin cabang-cabangnya. Cabang pertama misalnya apa itu galaksi, cabang kedua dimana itu galaksi, cabang ketiga apa saja yang termasuk galaksi.

Lalu dari cabang-cabang ini bisa berkembang lagi cabang-cabang lainnya di tiap cabang. Misalnya cabang pertama apa itu galaksi bertambah lagi cabangnya menjadi seperti apa bentuk galaksi. Begitu selanjutnya dengan cabang-cabang lainnya.

Dengan adanya peta pemikiran ini siswa jadi lebih mudah paham alur ceritanya. Ketika ada ujian dengan pertanyaan seperti apa bentuk galaksi, dia akan ingat letak cabang itu dimana. Jadi materi pelajaran 20 halaman misalnya bisa dirangkum dalam satu halaman Mind Mapping.

Seberapa efektif belajar dengan Mind Mapping?

Mind Mapping merupakan teknik belajar yang cukup efektif, dan bagi orang dengan gaya belajar visual maka mind mapping ini akan menjadi sangat membantu. Dengan Mind Mapping umumnya informasi yang kompleks akan diubah menjadi lebih sederhana dalam satu halaman saja, sehingga proses berpikirnya menjadi lebih sistematis.

Sementara itu bagi orang yang memiliki gaya belajar non-visual, Mind Mapping tetap bisa berguna misalnya dengan menggunakan bantuan auditori. Contohnya seorang murid yang lebih mudah memahami suatu informasi setelah diberikan Mind Mapping dengan bantuan auditori atau penjelasan dari gurunya.

Mind Mapping ini juga sangat membantu untuk anak yang susah belajar, hal ini karena Mind Mapping membantu seseorang lebih gampang belajar dengan cara mengorganisir segala informasi yang diterimanya menjadi lebih ringkas, serta membuat hubungan antara satu informasi dengan informasi lainnya terlihat lebih jelas.

Misalnya seseorang ingin menjelaskan tentang makanan, maka ia bisa menarik garis ke samping untuk buah dan garis lainnya untuk sayuran. Nantinya sayuran dibagi lagi menjadi sayuran berdaun hijau dan sayuran tidak hijau.

Jadi kalau ada yang menyebutkan kata apel, anggur, kangkung atau bayam, maka seseorang akan lebih mudah mengkategorikannya dan mengklasifikasikan semua kata-kata tersebut secara umum dalam makanan.

Teknik belajar Mind Mapping ini bisa diajarkan sejak anak-anak misalnya pada saat anak kelas 3-4 sekolah dasar, mulailah diperkenalkan tapi dengan bantuan dan bimbingan dari guru karena anak belum mampu membuatnya sendiri.

Diharapkan nanti jika anak memasuki kelas 4-5 sekolah dasar anak sudah bisa membuat Mapping sendiri meskipun masih dalam bentuk sederhana, karena inti dari Mind Mapping ini adalah memberikan konsep dan kerangka berpikir.

Dalam Mind Mapping satu konsep yang umum atau besar akan dikembangkan ke turunannya yang lebih kecil, dan bagi orang yang kreatif dapat mewujudkannya menjadi suatu bentuk visualisasi yang menarik sehingga memudahkannya untuk belajar.

Visualisasi yang terbentuk dari Mind Mapping ini akan membuat imajinasi seseorang menjadi lebih terwujud atau imajiner yang membuatnya lebih mudah mengerti serta bisa merangsang kemampuan kreativitas seseorang.

Agar lebih menarik dan mudah dimengerti sebaiknya seseorang membuat Mind Mapping dari suatu konsep dengan menggunakan beberapa warna, sehingga memudahkan ia untuk mempelajari suatu hal dengan melihat hubungan yang terbentuk dari kata kunci warna dan gambar yang ada.

Meski begitu setiap metode belajar ada kelebihan dan kekurangannya. Kalau materinya tentang konsep maka Mind Mapping ini bagus, tapi kalau bukan hal-hal yang detail seperti hapalan angka-angka atau peristiwa-peristiwa sejarah maka Mind Mapping ini tidak terlalu bagus.

Untuk itu jika memiliki masalah dalam belajar atau sulit memahami suatu konsep, tak ada salahnya mencoba melakukan mind mapping (peta pikiran) sehingga informasi yang terkait dengan konsep tersebut lebih jelas terlihat dan memudahkan proses pemahaman.

Friday, February 24, 2012

Berpikir Kreatif Pasca Kehilangan Pekerjaan

Ketika tiba-tiba perusahaan terkena dampak krisis global keuangan yang disusul dengan PHK massal atau redundancy. Bagaimanakah sikap yang tepat dalam menghadapi situasi yang tak terduga ini. Intinya, kehilangan pekerjaan menimbulkan masalah finansial dan psikologis akan tetapi selalu ada kesempatan untuk menciptakan kondisi yang lebih baik.

Dampak Finansial

Kehilangan pekerjaan artinya sama dengan kehilangan sumber penghasilan. Tidak peduli seberapa besar penghasilan Anda dan seberapa banyak tabungan di bank, tentunya Anda ingin menengok kembali spending habits Anda.

Sekarang saatnya untuk mengurangi pengeluaran dan menyusun kembali strategi keuangan yang tepat. Barangkali Anda pun harus mengubah gaya hidup Anda sesuai dengan keadaan yang terjadi.

Kalau Anda punya sejumlah kartu kredit, sebaiknya Anda menutup beberapa diantaranya dan menyisakan satu atau dua kartu kredit saja. Pilihlah kartu kredit yang paling kecil bunganya kemudian lunasi kartu kredit yang lain atau alihkan tagihannya ke kartu kredit yang Anda pertahankan.

Anda pun ingin mengurangi pengeluaran harian atau bulanan, menutup membership yang tidak perlu, dan mengurangi makan diluar.

Singkatnya, Anda hilangkan pengeluaran yang tidak terlalu perlu. Semua langkah ini diperlukan supaya Anda memiliki kendali atau kehidupan finansial Anda terutama dalam menghadapi keadaan ekonomi yang tidak pasti.


Dampak Psikologis

Secara psikologis kehilangan pekerjaan sama dengan kehilangan kepercayaan diri. Kepercayaan Anda kepada pekerjaan selama bertahun-tahun seolah-olah hilang begitu saja dalam sehari. Namun pada dasarnya, apabila Anda tidak menemukan alasan yang jelas kenapa Anda harus kehilangan pekerjaan, kemungkinannya adalah kesalahan bukan pada diri Anda.

Krisis keuangan yang terjadi membuat perusahaan Anda berpikir untuk mengurangi jumlah karyawan di posisi dan golongan tertentu. Berdasarkan performance di kantor barangkali Anda termasuk yang layak dipertahankan tapi posisi Anda sudah tidak mungkin diperlukan lagi. Tentunya ini tidak fair, tapi begitulah yang terjadi.

Sedih dan panik atas hilangnya sumber keuangan tentunya wajar. Tetapi apabila keadaan ini berlarut-larut maka Anda harus melakukan sesuatu untuk memperbaikinya.

Anda ingin membangun komunikasi dengan diri Anda sendiri. Menghilangkan perasaan bersalah, berhenti menyalahkan orang lain, dan mengambil alih kembali kehidupan karir Anda. Anda boleh kehilangan pekerjaan tapi jangan sampai hal ini merusak mimpi dan cita-cita Anda.


Merancang Karir Baru

Barangkali agak aneh kedengarannya bahwa Anda justru memperoleh kebebasan ketika kehilangan pekerjaan. Saat ini adalah momen yang tepat untuk mendefinisikan kembali apa yang Anda mau dari kehidupan karir Anda.

Misalnya saja ternyata Anda menemukan kepuasan dari karir Anda yang lama. Rasanya apa yang Anda kerjakan betul-betul mewakili apa yang Anda inginkan. Hal ini sangatlah bagus karena banyak orang menghabiskan puluhan juta untuk menghadiri pelatihan dan seminar hanya untuk mencari tahu apa yang mereka inginkan dari karirnya.

Namun misalnya Anda tidak puas dengan karir di tempat yang lama. Pekerjaan Anda bisa menghasilkan uang untuk menabung dan membayar cicilan tapi tidak memberikan kebahagiaan sesuai dengan cita-cita Anda.

Dalam hal ini kehilangan pekerjaan menjadi seperti berkah karena sekarang Anda memiliki kesempatan untuk memulai karir baru yang sesuai dengan cita-cita ditambah dengan uang pesangon yang Anda terima dari perusahaan!

Pindah pekerjaan di masa ekonomi sulit bukanlah tindakan yang diinginkan sebagian besar orang. Namun Anda ingin membuktikan bahwa Anda bisa keluar dari situasi sesulit apapun. Pengalaman profesional Anda bisa menambah keyakinan dan kepercayaan untuk menemukan solusinya. 

Kuncinya adalah berpikir kreatif dan tidak berhenti berusaha. Inilah saatnya untuk memulai sesuatu yang baru. Apapun itu. Memulai karir di tempat baru atau bahkan merintis usaha sendiri.

Banyak orang-orang sukses yang memulai karirnya setelah mereka kehilangan pekerjaan. Penulis terkenal dari Inggris, J.K. Rowling, menulis novel Harry Potter ketika ia tidak punya pekerjaan dan hidupnya tergantung dari tunjangan pemerintah. Namun pemikiran kreatifnya menghasilkan salah satu novel yang paling laris di dunia dan mendatangkan keuntungan milyaran dollar.

Hidup kreatif dimulai dari sikap yang kita ambil secara sadar terhadap kejadian yang kita alami. Manusia tidak diciptakan untuk menerima keadaan begitu saja tetapi untuk berusaha membuat hidup yang terbaik bagi dirinya. 

Susunlah rencana baru dan kelilingi diri Anda dengan orang-orang yang mendukung tujuan Anda: keluarga dekat, sahabat, motivator, pelatih, dll. Dengan memelihara sikap positif Anda memastikan berjalan di rute menuju keberhasilan.